Friday, February 15, 2013

Kata Mereka

Ilalang diam, angin marah. Dan itu saya, kemudian kalian geram.
Apa salah tuan-tuan begitu geram?
Apa salah tuan-tuan begitu murka?
Apa salah tuan-tuan senang menyalahkan yang lain?
Apa salah tuan-tuan?

Tentu,
ada yang salah dengan kalian

Menyulut seperti api tak kenal asap
dan sekejap
mendekam seperti siput di balik rumahnya
katanya, di jiwa ini ada yang salah
katanya, di otak ini ada yang rusak
katanya, di rasa ini tak berlaku lagi
katanya, di jari ini ada yang salah menggengam
katanya, di bibir ini ada yang tak tau makna 'pisah'
katanya....

KATA MEREKA..
Siapa yang mulai tak tutup telinga
mereka berbisik namun berteriak
berkata sampai menyelundup di lapisan gendang telinga
mengacak-ngacak otak kanan-kiri, memaksa agar mengerti

KATA MEREKA..
Ada bagian dari tubuh ini yang tak pantas diterima
seujung kotoran kuku sekalipun
setitik pori-pori yang tertutup sekalipun
sehelai rambut yang tak terhitung sekalipun
dan kata mereka
dan kata mereka seterusnya
dan kata mereka seterusnya selebihnya
dan kata mereka seterusnya selebihnya begitu
dan kata mereka seterusnya selebihnya begitu terus
dan kata mereka seterusnya selebihnya begitu terus-menerus
dan kata mereka aku adalah bagian yang disebutkan
dan kata mereka aku adalah bagian yang
dan kata mereka aku adalah bagian
dan kata mereka aku adalah
dan kata mereka aku
dan kata mereka
dan kata
dan


kata mereka...




Siapa peduli, aku sudah mati.


No comments:

Post a Comment